Rabu, 05 Mei 2021

Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 10 “Reaksi reaksi Sikloheksanon”

 

Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 10

“Reaksi reaksi Sikloheksanon”

 





SINTA MARLIYA

(A1C119002)

REGULER  B 2019

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 

 

VIII. Data Pengamatan

Prosedur

Fungsi Alat dan Bahan

Tujuan

Hasil

Diambil sikloheksanol menggunakan pipet tetes sebanyak seberat 1,5 gram masukan ke gelas kimia yang dimasukan beker

Pipet tetes : Digunakan sebagai alat untuk mengambil larutan

 

Gelas kimia : Digunakan sebagai wadah bahan pereaksi

 

Gelas Beker : Digunakan sebagai wadah bahan pereaksi

 

Hot plate : Digunakan sebagai pemanasan suatu zat

 

Statis dan klem : Sebagai Penyangga dalam Titrasi

 

Termometer : Untuk mengukur suhu

 

Mangkuk kaca : Sebagai wadah

 

Sikloheksanol : Sampel

 

Larutan pemutih  mengandung natrium hipoklorit : Bahan Pereaksi

 

Air panas : Bahan Pencampuran

 

Asam asetat : Bahan Pereaksi

Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi

-

Tambahkan katalis berupa asam asetat sebanyak 0,8 ml Dicelupkan magnetic stir

Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi

Larutan berwarna bening

Gelas kimia diklem pada statif lalu dipanaskan dengan hot plate

Untuk memanaskan suatu sampel

Warna larutan tidak berubah namun suhu berubah

Masukan 24 ml larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit ke gelas ukur

Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi

Masukan larutan pemutih perlahan sedikit demi sedikit kedalam gelas kimia

Suhu mulai menurun

Tambahkan lebih banyak larutan pemutih

 

Suhu tetap dibawah 40°C

Untuk memastikan reaksi komplit maka dipanaskan gelas kimia selama 20 menit dalam mangkuk berisi air panas dengan suhu 40-45°C

Pemanasan dilakukan agar larutan bereaksi dengan menggunakan suhu tinggi sebagai katalis

Setelah 20 menit, oksidasi sikloheksanol menjadi sikloheksanon selesai.

 

IX. Pembahasan

Pada kaitannya dalam reaksi senyawa senyawa organik reaksi redoks ini biasanya dikaitkan dengan mentransfer oksigen dan hidrogen jika pada suatu senyawa yang mengikat oksigen atau melepaskan hidrogen maka senyawa tersebut akan mengalami oksidasi begitupun sebaliknya jika suatu senyawa tersebut mengikat hidrogen atau melepaskan oksigen maka sel tersebut akan mengalami reduksi.

Pada percobaan kali ini membahas tentang sikloheksanon pembuatan sikloheksanon ini merupakan salah satu contoh dari oksidasi alkohol sekunder alisiklik menjadi keton alisiklik dengan menggunakan oksidator kalium dikromat dalam suasana asam

C6H11OH à C6H10O2 + H2O

Pada Percobaan Reaksi reaksi sikloheksanon. Diambil sikloheksanol dengan menggunakan pipet tetes sebanyak 1,5 gram yang kemudian dimasukkan ke dalam gelas kimia dimasukkan beker hal ini untuk mereaksikan dengan bahan pereaksinya lalu ditambahkan katalis yaitu berupa asam asetat sebanyak 0,5 ML lalu dicelupkan kedalam magnetik setir gelas kimia yang sudah dimasukkan bahan tadi lalu di klem pada statif dan dipanaskan dengan menggunakan hot plate hasil yang diperoleh larutan tidak berubah namun suhu yang didapatkan berubah setelah itu dimasukkan 24 mili larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit ke dalam gelas ukur dan masukkan sedikit demi sedikit larutan pemutih ke dalam gelas kimia dilihat bahwa suhu sudah mulai menurun menjadi 40 derajat Celcius untuk memastikan reaksi komplit maka dipanaskan gelas kimia selama 20 menit dalam mangkuk yang berisi air panas dengan suhu 40 sampai 45 derajat Celcius pemanasan dilakukan agar larutan bereaksi dengan menggunakan suhu tinggi sebagai katalis nya diperoleh hasil setelah 20 menit yaitu terjadinya oksidasi sikloheksanol menjadi sikloheksanon.

X. Pertanyaan

1.      Apa tujuan penambahan aquades pada percobaan reaksi sikloheksanon ini?

2.      Apa yang menyebabkan suhu berubah?

3.      Katalis apa yang digunakan pada percobaan ini?

 

XII. Kesimpulan :

            Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan yang diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa sikloheksanol dapat mengalami reaksi oksidasi reduksi menghasilkan sikloheksanon dengan menggunakan oksidator asam asetat dan larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit dalam suasana asam

XII. Daftar Pustaka

Fessenden, R., & Fessenden, J. 1982. Kimia Organik Jilid I. Jakarta: Erlangga

Nurlita, F., & Suja, I W. 2004. Buku Ajar Praktikum Kimia Organik. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja

Suja, I W. & Muderawan, I W. 2003. Buku Ajar Kimia Organik Lanjut. Singaraja : IKIP Negeri Singaraja

Suja, I W. & Nurlita, F. 2000. Buku Ajar Kimia Organik 1. Singaraja: Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Singaraja

 

 

 

 

 

3 Komentar:

Pada 19 Mei 2021 pukul 18.45 , Blogger Nurhayati mengatakan...

Baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 3. Pada percobaan menggunakan katalis berupa asam asetat sebanyak 0,8 ml

 
Pada 20 Mei 2021 pukul 16.45 , Blogger Marwina mengatakan...

baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 2. Suhu dapat berubah disebabka oleh dua hal yaitu adanya perlakuan pemanasan pada sampel dan ada penambahan larutan pemutih kedalam gelas kimia. Maka hal inilah yang menyebabkan suhu pada larutan tidak konstan atau berubah-ubah.

 
Pada 23 Mei 2021 pukul 18.25 , Blogger Desri indah rahmadona mengatakan...

Saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 menjawab pertanyaan no 1 yaitu tujuannya untuk pengenceran larutan inti

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda