Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 10 “Reaksi reaksi Sikloheksanon”
Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 10
“Reaksi reaksi Sikloheksanon”
SINTA MARLIYA
(A1C119002)
REGULER B 2019
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VIII. Data Pengamatan
|
Prosedur |
Fungsi Alat dan Bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
Diambil sikloheksanol menggunakan pipet tetes sebanyak seberat 1,5 gram masukan ke gelas kimia yang dimasukan beker |
Pipet tetes : Digunakan sebagai alat untuk mengambil larutan
Gelas kimia : Digunakan sebagai wadah bahan pereaksi
Gelas Beker : Digunakan sebagai wadah bahan pereaksi
Hot plate : Digunakan sebagai pemanasan suatu zat
Statis dan klem : Sebagai Penyangga dalam Titrasi
Termometer : Untuk mengukur suhu
Mangkuk kaca : Sebagai wadah
Sikloheksanol : Sampel
Larutan pemutih mengandung natrium hipoklorit : Bahan Pereaksi
Air panas : Bahan Pencampuran
Asam asetat : Bahan Pereaksi |
Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi |
- |
|
Tambahkan katalis berupa asam asetat sebanyak 0,8 ml Dicelupkan magnetic stir |
Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi |
Larutan berwarna bening |
|
|
Gelas kimia diklem pada statif lalu dipanaskan dengan hot plate |
Untuk memanaskan suatu sampel |
Warna larutan tidak berubah namun suhu berubah |
|
|
Masukan 24 ml larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit ke gelas ukur |
Untuk mereaksikan dengan bahan reaksi |
||
|
Masukan larutan pemutih perlahan sedikit demi sedikit kedalam gelas kimia |
Suhu mulai menurun |
||
|
Tambahkan lebih banyak larutan pemutih |
|
Suhu tetap dibawah 40°C |
|
|
Untuk memastikan reaksi komplit maka dipanaskan gelas kimia selama 20 menit dalam mangkuk berisi air panas dengan suhu 40-45°C |
Pemanasan dilakukan agar larutan bereaksi dengan menggunakan suhu tinggi sebagai katalis |
Setelah 20 menit, oksidasi sikloheksanol menjadi sikloheksanon selesai. |
IX. Pembahasan
Pada kaitannya dalam reaksi senyawa senyawa organik reaksi redoks ini biasanya dikaitkan dengan mentransfer oksigen dan hidrogen jika pada suatu senyawa yang mengikat oksigen atau melepaskan hidrogen maka senyawa tersebut akan mengalami oksidasi begitupun sebaliknya jika suatu senyawa tersebut mengikat hidrogen atau melepaskan oksigen maka sel tersebut akan mengalami reduksi.
Pada percobaan kali ini membahas tentang sikloheksanon pembuatan sikloheksanon ini merupakan salah satu contoh dari oksidasi alkohol sekunder alisiklik menjadi keton alisiklik dengan menggunakan oksidator kalium dikromat dalam suasana asam
C6H11OH à C6H10O2 + H2O
Pada Percobaan Reaksi reaksi sikloheksanon. Diambil sikloheksanol dengan menggunakan pipet tetes sebanyak 1,5 gram yang kemudian dimasukkan ke dalam gelas kimia dimasukkan beker hal ini untuk mereaksikan dengan bahan pereaksinya lalu ditambahkan katalis yaitu berupa asam asetat sebanyak 0,5 ML lalu dicelupkan kedalam magnetik setir gelas kimia yang sudah dimasukkan bahan tadi lalu di klem pada statif dan dipanaskan dengan menggunakan hot plate hasil yang diperoleh larutan tidak berubah namun suhu yang didapatkan berubah setelah itu dimasukkan 24 mili larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit ke dalam gelas ukur dan masukkan sedikit demi sedikit larutan pemutih ke dalam gelas kimia dilihat bahwa suhu sudah mulai menurun menjadi 40 derajat Celcius untuk memastikan reaksi komplit maka dipanaskan gelas kimia selama 20 menit dalam mangkuk yang berisi air panas dengan suhu 40 sampai 45 derajat Celcius pemanasan dilakukan agar larutan bereaksi dengan menggunakan suhu tinggi sebagai katalis nya diperoleh hasil setelah 20 menit yaitu terjadinya oksidasi sikloheksanol menjadi sikloheksanon.
X. Pertanyaan
1. Apa tujuan penambahan aquades pada percobaan reaksi sikloheksanon ini?
2. Apa yang menyebabkan suhu berubah?
3. Katalis apa yang digunakan pada percobaan ini?
XII. Kesimpulan :
Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan yang diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa sikloheksanol dapat mengalami reaksi oksidasi reduksi menghasilkan sikloheksanon dengan menggunakan oksidator asam asetat dan larutan pemutih yang mengandung natrium hipoklorit dalam suasana asam
XII. Daftar Pustaka
Fessenden, R., & Fessenden, J. 1982. Kimia Organik Jilid I. Jakarta: Erlangga
Nurlita, F., & Suja, I W. 2004. Buku Ajar Praktikum Kimia Organik. Singaraja: IKIP Negeri Singaraja
Suja, I W. & Muderawan, I W. 2003. Buku Ajar Kimia Organik Lanjut. Singaraja : IKIP Negeri Singaraja
Suja, I W. & Nurlita, F. 2000. Buku Ajar Kimia Organik 1. Singaraja: Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Singaraja


3 Komentar:
Baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab pertanyaan nomor 3. Pada percobaan menggunakan katalis berupa asam asetat sebanyak 0,8 ml
baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 2. Suhu dapat berubah disebabka oleh dua hal yaitu adanya perlakuan pemanasan pada sampel dan ada penambahan larutan pemutih kedalam gelas kimia. Maka hal inilah yang menyebabkan suhu pada larutan tidak konstan atau berubah-ubah.
Saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 menjawab pertanyaan no 1 yaitu tujuannya untuk pengenceran larutan inti
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda