Senin, 17 Mei 2021

Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 12 “Kromatografi Kolom”

Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 12

“Kromatografi Kolom”



 

SINTA MARLIYA

(A1C119002)

REGULER B 2019

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 

 

Percobaan 12

I.              Judul                 : Kromatografi Kolom

II.           Hari/Tanggal    : Senin/ 10 Mei 2021

III.        Tujuan              : Dilakukan percoaan ini bertujuan untuk :

1.      Untuk mengetahui apa itu kromatografi kolom dan cara penggunaannya

IV.        Landasan Teori

Kromatografi kolom merupakan kromatografi yang penggunaannya menggunakan kolom sebagai alat untuk memisahkan komponen-komponen di dalam campuran alat kromatografi kolom ini terdiri atas pipa gelas yang dilengkapi oleh suatu keran di bagian bawah kolom untuk mengendalikan aliran zat yaitu zat cair ukuran kolom tergantung dari banyaknya zat yang akan dipindahkan secara umum panjang dan diameter pada kromatografi kolom khususnya pada kolom sekitar 8 banding 1 sedangkan daya penyerapannya adalah 25 sampai 30 kali berat bahan yang akan dipisahkan (Yazid, 2005)

Dalam kromatografi kolom khususnya pada proses kromatografi terdapat salah satu kecenderungan molekul-molekul komponen untuk dapat melarut dalam suatu cairan cairan ini akan melekat pada permukaan dimana pada permukaan ini terdapat pada padatan halus padatan halus ini akan bereaksi secara kimia dan eksklusi pada pori-pori di pasar diam komponen yang dipisahkan harus larut dalam fase gerak dan harus mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan fase diam dengan cara larut di dalamnya terabsorbsi atau bereaksi secara kimia pemisahan pada kromatografi terjadi berdasarkan perbedaan migrasi zat-zat yang akan menyusun suatu sampel hasil dari pemisahan ini biasanya digunakan untuk keperluan analisis kualitatif analisis kuantitatif dan pemurnian dalam suatu senyawa (Alimin, 2007)

Pada Pemisahan kromatografi kolom adsorpsi didasarkan pada adsorpsi komponen-komponen campuran dengan afinitas yang berbeda-beda terhadap permukaan pada fase diam, pemisahan dengan cara cair-padat biasanya termasuk ke dalam terabsorbsi kromatografi kolom substrat padat akan bertindak sebagai fase diam yang sifatnya tidak larut dalam fasa cair massa bergeraknya merupakan cairan atau pelarut yang akan mengalir membawa komponen cairan sepanjang kolom pemisahan ini akan bergantung pada kesetimbangan yang terbentuk pada bidang antarmuka di antara butiran-butiran adsorben dan fase bergerak serta kelarutan relatif komponen pada fase geraknya (Yazid, 2005)

Salah satu metode pemisahan kolom ini memerlukan bahan kimia yang relatif banyak sebagai fase diam dan fase bergeraknya tergantung pada ukuran kolom yang digunakan untuk melakukan pemisahan campuran dengan metode kromatografi kolom ini diperlukan waktu yang cukup lama biasanya diperlukan waktu berjam-jam hanya untuk memisahkan suatu campuran tidak hanya itu hasil pemisahan yang dihasilkan juga kurang jelas artinya terkadang sukar mendapatkan pemisahan secara sempurna karena pita komponen yang satu akan bertumpang tindih dengan komponen lainnya masalah lainnya yaitu masalah waktu yang lama disebabkan oleh laju air fase gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi ukuran diameter partikel yang cukup besar akan membuat luas permukaan fasa diam relatif kecil sehingga tempat untuk berinteraksi antara komponen-komponen dengan fase diam menjadi terbatas (Hendayana, 2006)

Pada metode kromatografi kolom, untuk memisahkan campuran kolom yang telah dipilih harus sesuai dengan campuran yang diisi dengan bahan penyerap seperti alumina dalam keadaan nya harus kering atau dibuat seperti bubur dengan pelarut pengisian ini dilakukan dengan bantuan batang pengaduk Untuk memanfaatkan adsorben dan glasswool pada dasar kolom pengisian juga harus dilakukan secara hati-hati dan harus pada mungkin agar rata sehingga terhindar dari gelembung-gelembung udara komponen-komponen dalam campuran diabsorbsi dari larutan secara kuantitatif oleh bahan penyerap berupa pita sempit pada permukaan atas kolom dengan penambahan pelarut yang secara terus-menerus dimasukkan masing-masing komponen ini akan bergerak secara turun melalui kolom dan bagian atas kolom ini akan terjadi kesetimbangan antara bahan penyerap komponen campuran dan alien kesetimbangannya dikatakan tetap apabila suatu komponen yang satu dengan yang lainnya bergerak ke bagian bawah kolom dengan waktu atau kecepatan yang berbeda-beda dengan kecepatan yang berbeda-beda ini akan terjadi pemisahan (Yazid, 2005)

V.           Alat dan Bahan

5.1  Alat

-          Gelas Kimia

-          Erlenmeyer

-          Statif

-          Corong

-          Pipet tetes

-          Tabung reaksi

5.2  Bahan

-          Kapas

-          Pasir

-          Silika

-          Eluen

VI.        Prosedur Kerja

1.      Dimasukkan sepotong kecil kapas ditempatkan dibagiam bawah kolom

2.      Dimasukkan sedikit pasir dituangkan dengan kedalaman 1 cm

3.      Diambil silika dalam jumlah sesuai dalam gelas kimia

4.      Dibuat silika menjadi bubur menggunakan pelarut yang akan digunakan untuk menjalankan kolom

5.      Dituangkan campuran larutan tadi kedalam kolom dengan hati-hati

6.      Setiap menuangkan kedalam kolom larutan tadi dikuncang agar silika tidak mengendap

7.      Jika level eluen mendekati bagian atas kolom lalu sebagian harus dihilangkan dengan membuka keran

8.      Mengeluarkan beberapa eluen dari kolom

9.      Diperhatikan level eluen dan menutup keran pada saat yang tepat

10.  Membuat senyawa mentah kekolom

11.  Memastikan senyawa mentah telah larut

12.  Larutan yang dihasilkan ditambahkan kekolom menggunakan pipet kaca

13.  Dimasukkan beberapa pasir kedalam sekitar 1 cm di atas kolom

14.  Dimasukkan eluen kedalam kolom

15.  Dibuka keran bagian bawah kolom

Berikut link video yang berhubungan dengan “Kromatografi Kolom”

Link Youtube : https://youtu.be/UmWMlKJAdSk

Pertanyaan :

1.      Apa tujuan penggunaan kapas pada percobaan ini?

2.      Fasa diam apa yang digunakan pada percobaan ini?

3.      Apa tujuan dituangkan pasir pada percobaan?

 

 

 

3 Komentar:

Pada 17 Mei 2021 pukul 17.19 , Blogger Desri indah rahmadona mengatakan...

Saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 akan menjawab pertanyaan no 3 yaitu tujuannya untuk membatasi anatara fasa diam , serta saat memisahkan sampel yang terbaik itu akan melindungi silika saat menambah eluen

 
Pada 20 Mei 2021 pukul 08.42 , Blogger Ahmad Rivaldi mengatakan...

Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 1. Penggunaan kapas pada percobaan ini bertujuan untuk mencegah supaya material padat tidak masuk kedalam keran

 
Pada 23 Mei 2021 pukul 04.02 , Blogger DIO ALKAUTASAR mengatakan...

baiklah saya dio al kautsar dengan nim a1c119039 akan menjawab pertanyaan nomor 2 Fasa diam yang digunakan pada percobaan ini adalah Silika

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda