Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 7 “Reaksi – reaksi Keton”
Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 7
“Reaksi – reaksi Keton”
SINTA MARLIYA
(A1C119002)
REGULER B 2019
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
Percobaan 7
I. Judul : Reaksi – reaksi Keton
II. Hari/Tanggal : Senin/ 04 April 2021
III. Tujuan : Dilakukan percoaan ini bertujuan untuk :
1. Untuk Mengidentifikasi Keton Dalam Aseton dengan Uji Natrium Nitroprusside, Iodoform Test, dan M-Dinitro Benzene Test
IV. Landasan Teori
Keton merupakan senyawa organik yang biasa diidentikkan dengan adanya gugus karbonil yang terikat oleh 2 atom karbon . 2 atom karbon yang diikat gugus karbonil ini dinamakan karbon atom hidrogen yang terikat carbon x dinamakan hidrogen x dengan katalis asam keton akan berisomer dengan keto-enol reaksi dengan basa keton akan menghasilkan gugus karbonil bersifat polar sehingga keton merupakan senyawa polar sehingga dapat larut dalam air hidrogen x dari keton biasanya lebih asam dari hidrogen pada alkana aseton asetoasetat dan b hidroksibutirat merupakan keton yang biasa terdapat dalam karbohidrat asam lemak dan asam amino sehingga terdapat dalam tubuh ( Wahyuni,2013).
Dalam Kehidupan kimia organik, gugus fungsi merupakan salah satu bagian dari struktur molekul yang biasa dicirikan dengan komposisi dan ikatan tertentu dari penyusunnya, sebagai penentu kereaktifitas molekul secara keseluruhan.
Keton merupakan senyawa organik yang memiliki gugus fungsi karbonil, yakni gugus fungsi yang yang di dalamnya terdiri dari sebuah atom karbon C yang berikatan rangkap dua dengan sebuah atom oksigen O , Pada peletakannya gugus karbonil pada keton terletak pada posisi internal. Sejatinya atom pada oksigen memiliki keelektronegatifan yang cukup besar, maka dari itu gugus karbonil bersifat ini bersifat polar. Selain itu, keberadaan pasangan elektron bebas pada oksigen O dapat membuatnya beresonansi, tidak hanya itu, hal ini sekaligus membuat keton memiliki kemampuan untuk melakukan ikatan dengan atom Hidrogen H.
http://widimaterial.blogspot.com/2015/03/laporan-praktikum-kimia-organik-aldehid.html
Untuk mengidentifikasi apakah suatu senyawa tak dikenal termasuk golongan Keton atau tidak, maka dapat dilihat dari reaksi yang terjadi. Keton dapat tebentuk akibat dari adanya dehidrogenasi alkohol sekunder. Reaksi yang terjadi saat dehidrogenasi alkohol sekunder adalah:
Pada proses Reaksi berlangsung, jika yang dihidrogenasi adalah alkohol tersier, maka tidak akan terjadi suatu reaksi apapun karena tidak adanya hidrogen yang bisa dilepaskan untuk bereaksi dengan hidrogen dari OH- membentuk H2.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa keton. Pada percobaan ini dilakukan identifikasi keton melalui aseton karena aseton merupakan salah satu bagian dari keton. Pada identifikasi keton pada aseton ini dapat dilakukan dengan 3 cara Yaitu, Uji larutan larutan Natrium nitroprosida pada aseton yang mana terdapat keton hasil akhir terjadi perubahan warna larutan dari putih menjadi merah ,Uji larutan larutan iodin atau reagen poyasium iodin pada aseton hasil akhir terjadi perubahan warna larutan menjadi kuning , Uji larutan m-dinitro benzena pada aseton hasil akhir terjadi perubahan warna larutan menjadi
https://www.academia.edu/11501556/laporan_praktikum_kimia_organik_aldehid_dan_keton
V. Alat dan Bahan
5.1 Alat
- Tabung reaksi
- Lampu spiritus
- Kaki tiga
- Pipet tetes
5.2 Bahan
- Larutan Natrium Nitroprosida
- Natrium hidroksida
- Larutan Iodin Atau Reagen Potassium Iodin
- Aseton
- Larutan M- Dinitro Benzena
VI. Prosedur Kerja
7.1 Identifikasi Keton Dalam Aseton
- Ditambahkan beberapa tetes aseton dalam tabung reaksi
- Dan Ditambahkan 2-3 tetes natrium nitroprosida
- Kemudian ditambahkan 2 tetes natrium hidroksida
- Setelah itu, diguncangkan sedikit tabung tabung reaksi
- Didapatkan hasil yaitu larutan yang tadinya berwarna putih berubah menjadi merah
7.2 Iodoform Test
- Dimasukkan aseton kedalam tabung reaksi
- Dimasukkan beberapa tetes larutan iodin atau ragen potassium iodin dan dimasukkan kedalam tabung reaksi dan terbentuk 2 Kemudian ditambahkan beberap tetes dari natrium hidroksida sedikit demi sedikit sambil diguncangkan
- Didapatkan hasil bahwa 2 lapisan yang terbentuk atas yang sebelumnya hitam menghilang menjadi berwarna bening
- Dipanaskan larutan tersebut
- Didapatkan larutan berubah menjadi kuning
7.3 M-Dinitro Benzene Test
- Dimasukkan larutan aseton kedalam tabung
- Ditambahkan larutan m-dinitro benzene
- Dan ditambahkan juga beberapa tetes natrium hidroksida
- Didapatkan hasil warna yang berubah menjadi ungu kecoklatan
Berikut link video yang berhubungan dengan “Reaksi – reaksi Keton”
Link Youtube : https://youtu.be/537gjEBMZrQ
Pertanyaan :
1. Apa tujuan pemanasan pada percobaan ini?
2. Apa yang menandakan percobaan ini berhasil?
3. Apa hasil yang didapat jika percobaan gagal?




4 Komentar:
Assalamualaikum saya Marwina Apriyanti (A1C119017) akan menjawab pertanyaan nomor 1.
tujuan pemanasan dalam percobaan ini adalah melihat perubahan warna pada suatu larutan dan juga untuk mempercepat reaksi
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Baiklah saya dio al kautsar dengan nim a1c119039 akan mejawab pertanyaan nomor 3 hasil yang didapat jika percobaan gagal adalah tidak adanya perubahan pada suatu senyawa baik dari perubahah warna dari suatu larutan dan tidak memiliki tanda abhwasannya adanya Aseton dengan Uji Natrium Nitroprusside, Iodoform Test, dan M-Dinitro Benzene Test pada uji keton
baiklah saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006 izin menjawab pertanyaan nomor 2. yang menandakan percobaan ini berhasil maka akan ditandai dengan adanya perubahan warna
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda