Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 5 “Reaksi – reaksi Hidrokarbon”
Laporan Akhir Kimia Organik I Percobaan 5
“Reaksi – reaksi Hidrokarbon”
SINTA MARLIYA
(A1C119002)
REGULER B 2019
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. Data Pengamatan
|
Prosedur |
Fungsi Alat dan Bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
Disiapkan 4 buah tabung reaksi yang masing-masing berisi air, sikloheksana, sikloheksena, dan toluene |
Tabung reaksi : tempat untuk mereaksikan bahan
Pipet tetes : digunakan untuk memindahkan larutan dari suatu wadah ke wadah lain dengan jumlah yang sangat sedikit.
Rak tabung reaksi: dipakai untuk menaruh tabung reaksi.
Senter sinar UV : Sebagai pengganti sinar matahari
Air,sikloheksana, sikloheksena, dan toluene : Berfungsi sebagai sampel hidrokarbon
Bromin : Sebagai reagen |
Untuk menyiapkan sampel yang akan digunakan |
|
|
Untuk mengamati reaksi halogenasi hidrokarbon Prroses pengguncangan pada setiap perlakukan ditujukan agar tercampur sehingga reaksi bisa terjadi |
Larutan berubah warna menjadi kuning yang mengindikasikan bahwa tidak terjadi reaksi antara air dengan bromin, hanya terdapat perubahan warna |
||
|
Tabung reaksi 1 Ditambahkan sebanyak 10 tetes bromin ke dalam tabung reaksi yang berisi air, lalu diguncangkan |
|
|
|
|
|
Setelah bromin ditambahkan ke dalam larutan sikloheksana tidak terjadi reaksi, hanya terjadi perubahan warna menjadi agak kuning dan seolah terbentuk 2 lapisan karena terdapat perbedaan massa jenis |
||
|
Tabung reaksi 2 Ditambahkan sebanyak 10 tetes bromin ke dalam tabung reaksi yang berisi sikloheksana, lalu diguncangkan |
|
|
|
|
Tabung reaksi 3 Ditambahkan sebanyak 10 tetes bromin ke dalam tabung reaksi yang berisi sikloheksena, lalu diguncangkan |
|
Larutan bromin berwarna merah kecoklatan , sedangkan hasil reaksi nya tidak berwarna. Sehingga terjadinya reaksi ini ditandai dengan hilangnya warna larutan bromin |
|
|
Tabung reaksi 4 Ditambahkan sebanyak 10 tetes bromin ke dalam tabung reaksi yang berisi Toluena, lalu diguncangkan |
|
Untuk mengamati reaksi halogenasi hidrokarbon |
Terbentuk 2 Lapisan . Atau endapan . Lapisan atas berwarna oranye pekat, lapisan bawah berwarna kuning keruh. Sehingga dapat dikatakan toluena bereaksi dengan bromin |
|
Pada masing- masing tabung reaksi yang sudah dicampurkan dengan bromin, setelah itu disinari menggunakan sinar UV, Sambil diguncangkan kembali |
Untuk mengetahui pengaruh cahaya dalam mempercepat terjadinya reaksi senyawa hidrokarbon |
Pada tabung reaksi sikloheksana berubah warna menjadi bening namun masih terdapat sedikit warna kuning. Pada tabung reaksi toluene lebih cepat berubah warna menjadi bening karena adanya katalis berupa sinar uv |
VIII Pembahasan
Dalam praktikum kali ini mengenai reaksi reaksi hidrokarbon hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari unsur atom karbon c dan atom hidrogen H seluruh hidrokarbon memiliki rantai karbon dan atom atom hidrogen yang berikatan dengan tetrahedral tersebut digunakan juga sebagai pergantian dari hidrokarbon alifatik sedangkan hidrokarbon aromatik adalah senyawa lingkar yang strukturnya berikatan dengan benzena yang mengandung 6 elektron P di dalam satu lingkaran yaitu beratom 6 .
Dalam percobaan ini yaitu percobaan Brom dalam karbon tetraklorida menggunakan 4 buah tabung reaksi yang masing-masing berisi air sikloheksana sikloheksena dan toluen tabung reaksi pertama yang berisi air diteteskan sebanyak 10 tetes bromin ke dalam tabung reaksi yang berisi air lalu digoncangkan dari hasil ini larutan berubah warna menjadi kuning yang mengindikasikan bahwa tidak terjadi reaksi antara air dengan bromin hanya terdapat perubahan warna lalu pada tabung reaksi 2 yang ditambahkan 10 tetes bromin yang telah berisi sikloheksana setelah bromin ditambahkan kedalam larutan sikloheksana tidak terjadi reaksi hanya terjadi perubahan warna menjadi agak kuning dan seolah terbentuk dua lapisan karena terdapat perbedaan massa jenisnya lalu pada tabung reaksi 3 ditambahkan 10 tetes bromin yang didalamnya sudah terdapat sikloheksana larutan Brom ini berubah warna menjadi merah kecoklatan sedangkan hasil reaksinya tidak berwarna sehingga terjadinya reaksi ini ditandai dengan hilangnya warna larutan pada bromin lalu pada tabung reaksi yang ke-4 ditambahkan 10 tetes bromin yang sudah berisi toluena terbentuk dua lapisan atau endapan lapisan atas ini berwarna orange pekat sedangkan lapisan bawah berwarna kuning keruh sehingga dapat dikatakan toluena bereaksi dengan bromin .
Lalu pada masing-masing tabung reaksi yang sudah dicampur kan dengan bromin itu setelah itu di sinari menggunakan sinar UV sambil diguncangkan kembali untuk hasil yang didapat pada tabung reaksi sikloheksana berubah warna menjadi bening namun masih terdapat sedikit warna kuning pada tabung reaksi toluena lebih cepat berubah warna menjadi bening karena adanya katalis berupa sinar UV halogenasi dari alkana dilakukan pada tempat terang dan gelap serta pada temperatur yang tinggi pada tempat yang gelap reaksi yang terjadi cenderung lambat tetapi apabila ditempatkan di tempat yang terang Reaksi yang terjadi akan sangat cepat sehingga mengakibatkan te rbentuknya suatu molekul baru sebagai hasil terpisahnya partikel-partikel yang bertumbukan sehingga menghasilkan HBr dan sebuah radikal bebas.
IX. Pertanyaan
1. Apa yang menyebabkan Toluena yang di tetesi Brom mengalami perubahan dengan terbentuknya 2 fasa?
2. Mengapa pada perlakuan Terang Reaksi yang terjadi menjadi lebih cepat?
3. Apa faktor faktor keberhasilan dalam percobaan ini?
X. Kesimpulan
Dari Percobaan ini dapat disimpulkan bahwasanya :
1. Sikloheksana merupakan senyawa hidrokarbon jenuh.Dan Sikloheksena merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh sedangkan Toluena merupakan senyawa aromatic.
2. Uji bromine atau halogenasi hanya terjadi dengan cepat pada tempat yang terang (tempat dengan cahaya yang cukup untuk bereaksi) dan bertemperatur tinggi yang menghasilkan gas HBr.
XI Daftar Pustaka
Cahyono, 2013, Penggunaan model pembelajaran numbered heads together untuk meningkatkan hasil belajar kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 2(2).
Syukri, S. 2008, Kimia Organik Jilid II. Jakarta : Erlangga
Thalita Marena, 2015, (http://marenachemist.web.unej.ac.id/2015/03/05/31/ di akses pada tanggal 15 Maret 2021 Pukul 22.45)


3 Komentar:
Baiklah saya Cyntia Widi Udya dengan Nim A1C119011 akan menjawab pertanyaan no 3. Faktor-faktor yang membuat percobaan reaski-reaksi gidrokarbon ini adalah faktor intensitas cahaya atau lingkungan, yaitu berada di temoat yang gelap dan terang .Apabila berada ditempat yang terang akan mempercepat reaksi ,lalu kemurnian dari senyawa atau sampe yang digunakan ,waktu ketika pemanasan ,suhu yang tinggi akan mempercepat reaksi,alat dan bahan yang memadai dan lengkap
baiklah, saya Desi Anis Satriani dengan NIM A1C119014 akan mencoba menjawab pertanyaan no. 2
pada uji brom, reaksi terjadi lebih cepat pada tempat yang terang karena pada keadaan terang sinar matahari atau sinar uv bertindak sebagai katalis, dimana katalis disini berfungsi untuk mempercepat jalannya reaksi
Baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no.1
Hasil dari penambahan ini adalah terbentuk dua fasa, yaitu bagian bawah membentuk larutan berwarna kuning keruh, sedangkan bagian atas membentuk larutan berwarna merah. Toluena tidak dapat diputuskan oleh oleh brom, karena memiliki elektron atau ikatan rangkap yang tersubstitusi merata. Toluena juga merupakan basa lewis dan Br2 merupakan basa sehingga tidak bisa bereaksi. namun walaupun demikian adanya perubahan warna pada hasil yang didapatkan dapat diduga adanya sebagian kecil reaksi yang terjadi antara toluena dengan brom.
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda