Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 3 “Manipulasi Alat alat Praktikum Kimia Organik
Jurnal Praktikum Kimia Organik I Percobaan 3
“Manipulasi Alat alat Praktikum Kimia Organik Kromatografi”
SINTA MARLIYA
(A1C119002)
REGULER B 2019
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
Percobaan 3
I. Judul : Manipulasi Alat alat Praktikum Kimia Organik Kromatografi Lapis Tipis
II. Hari/Tanggal : Senin/ 28 Februari 2021
III. Tujuan : Dilakukan percoaan ini bertujuan untuk :
1. Untuk membandingkan menggunakan alat sederhana pada Kromatografi Lapis Tipis
IV. Landasan Teori
Untuk memberikan cara pemisahan yang paling kuat di laboratorium kimia gagasan sederhana untuk dapat dipahami yaitu dengan menggunakan Metode Kromatografi. Metode ini juga merupakan metode dengan cara yang sederhana bahkan cara yang agak rumit dilihat dari segi kerja dan peralatan yang digunakan, metode ini juga dapat dipakai untuk ssetiap jenis zat atau senyawa. Pemanfaatan metode kromatografi ini sangat leluasa sehingga dapat dipakai secara luas untuk pemisahan analitik maupun preparative. Jenis pemisahan ini tidak ditentukan dari segi ukuran maupun cuplikan yang dipakai, namun lebih kepada keperluan khusus. Mata metode kromatografi analitik ini biasanya sering kali dipakai pada semua cuplikan. Dan biasanya hanya menggunakan fraksi murni pada analitik pada kromatografi.
https://www.dosenpendidikan.co.id/kromatografi/
Kromatografi merupakan suatu metode pemisahan campuran senyawa atau zat yang didasarkan pada perbedaan kecepatan suatu perambatan di dalam medium. Pada kromatografi yang paling sederhana yaitu kromatografi kertas, pada metode ini kertas sebagai medianya akan memisahkan zat zat yang terdapat pada tinta yang sudah ditotolkan pada kertas. Kromatografi dipisahkan pada dua fase, yaitu fase diam atau biasa disebut fase stasioner dan fase gerak atau biasa disebut fase mobile. Pada fase gerak ini komponen di dalam campuran cenderung akan menahan, sedangkan pada fase gerak komponen tersebut akan melarutkan.
Sewaktu air mulai meresap pada kertas lalu resapan air terseburt mencapai noda tinta , maka nota tinta tersebut akan mulai terpisah menjadi beberapa warna. Hal ini karena sebenarnya hasil dari pencampuran dari beberapa zat warna. Air yang meresap lalu mengalir melalui pori pori kertas akan mendorong pemisahan zat pada noda tinta berdasarkan massa jenisnya. Hal ini mengakibatkan warna noda tinta tampak terpisah dan menjadi beberapa warrna. Peristiwa pemisahan zait cair dengan berdasarkan massa jenisnya inilah yang biasa disebut dengan istilah kromatografi.
https://www.amongguru.com/percobaan-sains-sederhana-pemisahan-warna-tinta-dengan-kromatografi/
Salah satu metode yang tak kalah terkenal yaitu Kromatografi Lapis Tipis atau biasa disingkat dengan KLT. Metode ini merupakan metode pemisahan yang fleksibel dan sering digunakan di laboratorium, teknik analisis dan pengembangan produk karena metode ini memiliki beberapa kelebihan dari metode lainnya. Kelebihan utama dari metode ini dibandingkan dengan metode analisis kromatografi cair yaitu beberapa sampel yan dilakukan pada metode KLT ini dapat dilakukan secara simulkan hanya dengan menggunakan fase gerak yang jumlahnya kecil sehingga akan menghemat waktu serta biaya, tidak hanya itu metode ini juga ramah lingkungan dengan pemisahan yang sangat sedergana serta penggunaan peralatan yang minimal (Wulandari, L., 2011).
Salah satu alat analisis yang bisa dibilang cukup sering digunakan untuk memisahkan dan meneliti sebuah komponen dalam suatu campuran merupakan kromatografi dasar terbaku. Kromatografi kertas yang penggunaannya hanya memerlukan satu jenis fasa diam yaitu selulosa yang bersifat polar.
Pada Krromatografi kertas, polaritasnya dapat diubah dengan cara menginpregnasi atau biasa dikenal dengan istilah pembaceman, yaitu asetilasi, fosforilasi,dan fomilasi.
Selulosa merupakan Fase diam yang berupa kertas yang banyak mempunyai gugus OH sehingga bersifat polar. Proses pemisahan dapat terjadi jika terjadi absorb atau tanpa air. Namun bila pada proses percobaan terdapat air dan mengguakan pelarut organic sebagai eluen, maka akan terjadi peristiwa partisi pada pemisahannya maka dari itu metode kromatografi kertas ini dapat digunakan untuk memisahkan senyawa polar dalam suatu zat atau senyawa.
http://www.kimia.clas.web.id/2014/12/praktikum-kimia-kromatografi-1_12.html
V. Alat dan Bahan
5.1 Alat
- Spidol
- Gelas Kaca
5.2 Bahan
- Air
VI. Prosedur Kerja
1. Kertas Saring
è Dibuat garis penanda
è Ditotolkan spidol warna biru dan merah pada garis batas yang sudah dibuat
2. Gelas Kaca
è Dimasukkan air pada gelas sesuai garis pada kertas saring
è Dimasukkan Kertas yang telah ditotolkan spidol warna ke dalam gelas kaca yang telah diberi warna
è Amati proses yang terjadi
3. Hasil Percobaan
VII. Berikut link video yang berhubungan dengan Manipulasi Alat alat Praktikum Kimia Organik Kromatografi Lapis Tipis :
Link Youtube : https://youtu.be/qRI2FrDHCcU
Pertanyaan :
1. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi migrasi analit dalam sistem kromatografi ?
2. Bagaimana cara menentukan prinsip pemisahan yang digunakan pada suatu kondisi analisis metode KLT (Kromatografi Lapis Tipis)?
3. Bagaimana pengaruh sifat fisika kimia komponen sampel dalam pemilihan prinsip pemisahan pada KLT (Kromatografi Lapis Tipis)?


6 Komentar:
Baiklah saya Nurhayati dengan NIM A1C119077 akan menjawab permasalahn nomor 2. Prinsip kerjanya berdasarkan kepolaran antara sampel dengan pelarut yang digunakan. Teknik ini biasanya menggunakan fase diam dari bentuk plat silika dan fase geraknya disesuaikan dengan jenis sampel yang ingin dipisahkan. Larutan atau campuran larutan yang digunakan dinamakan eluen. Semakin dekat kepolaran antara sampel dengan eluen maka sampel akan semakin terbawa oleh fase gerak tersebut.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Baiklah saya Desi Anis Satriani dengan NIM A1C11904 Akan mencoba menjawab pertanyaan no. 1
Faktor –faktor yang menyebabkan perbedaan migrasi komponenkomponen dalam sampel meliputi faktor pendorong migrasi analit dan faktor penghambat migrasi analit. Faktor pendorong migrasi meliputi gaya gravitasi, elektrokinetik, dan
hidrodinamik. Faktor penghambat migrasi meliputi friksi molekul, elektrostatik, adsorbsi, kelarutan, ikatan kimia dan interaksi ion. Adanya gaya gravitasi yaitu gaya yang menarik benda selalu menuju ke bawah, elektrokinetik yaitu pergerakan molekul karena adanya listrik dan hidrodinamik yaitu pergerakan suatu cairan, dapat mendorong pergerakan molekul analit sehingga mempercepat migrasi analit. Sedangkan adanya friksi molekul yaitu gaya yang muncul dengan arah gerakan yang berlawanan dengan arah gerakan molekul, adanya elektrostatik yaitu gaya yang
dikeluarkan oleh medan listrik statik (tidak berubah/bergerak) terhadap objek bermuatan yang lain, adanya sifat adsorbsi yaitu suatu proses yang terjadi ketika suatu fluida, cairan maupun gas pada suatu padatan atau cairan (zat penjerap, sorben) dan membentuk suatu lapisan tipis pada permukaan, adanya kelarutan analit, adanya ikatan kimia dan atau interaksi ion antara analit fase diam dan fase gerak dapat menghambat pergerakan molekul analit.
Kromatografi Lapis Tipis (KLT) merupakan cara pemisahan campuran senyawa menjadi senyawa murninya dan mengetahui kuantitasnya yang menggunakan.pengaruh sifat fisiknya pada pemilihan primsip pemisahan pada KLT pada saat melakukan percobaanya metode ini merupakan metode pemisahan yang fleksibel dan sering digunakan di laboratorium, teknik analisis dan pengembangan produk karena metode ini memiliki beberapa kelebihan dari metode lainnya. Kelebihan utama dari metode ini dibandingkan dengan metode analisis kromatografi cair yaitu beberapa sampel yan dilakukan pada metode KLT ini dapat dilakukan secara simulkan hanya dengan menggunakan fase gerak yang jumlahnya kecil
baiklah saya dio al kautsar dengan nim a1c119039 nah pengaruh dari sifat fisika yitu Kecepatan migrasi komponen sampel yang mana mempengaruhi dari fase diam, fase gerak dan
komponen sampel
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda